Sumbardaily.com, Surabaya – Persebaya Surabaya kembali melewatkan kesempatan emas untuk menduduki peringkat kedua klasemen BRI Liga 1 2024/2025 setelah bermain imbang 1-1 melawan Semen Padang FC. Pertandingan yang sempat tertunda akibat hujan deras ini berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu (11/5/2025) malam.
Tim tamu berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol yang dicetak oleh Cornelius Stewart pada menit ke-35. Bajul Ijo kemudian mampu membalas dan menyamakan kedudukan berkat gol Bruno Moreira di menit ke-65.
Dengan hasil imbang ini, Persebaya masih tertahan di posisinya dengan koleksi 55 poin, tertinggal dua angka dari Dewa United FC yang saat ini menduduki peringkat kedua klasemen sementara BRI Liga 1 2024/2025.
"Kami sudah bekerja maksimal bersama seluruh pemain. Upaya untuk meraih kemenangan sudah kami lakukan, tetapi hasilnya belum berpihak kepada kami," ungkap Uston Nawawi, asisten pelatih Persebaya Surabaya dalam konferensi pers pascapertandingan.
Sebenarnya, tim kebanggaan Kota Pahlawan ini nyaris mencetak gol kemenangan pada menit ke-84 lewat aksi Dejan Tumbas. Namun, kegembiraan pendukung Persebaya harus terhenti setelah wasit memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena pemain asal Serbia itu dinyatakan dalam posisi offside setelah dilakukan pengecekan dengan bantuan teknologi BRImo VAR.
"Situasinya sangat ketat, sangat tipis antara offside atau tidak. VAR menyatakan itu offside. Meski demikian, para pemain sudah berusaha keras dalam pertandingan ini, semua ingin meraih kemenangan. Kami akan mengevaluasi dan memperbaiki kekurangan dalam sesi latihan mendatang," jelas Uston.
Sementara itu, Bruno Moreira yang menjabat sebagai kapten Persebaya mengakui bahwa laga ini berlangsung cukup berat, terutama di awal pertandingan yang terkendala akibat guyuran hujan deras yang membuat kondisi lapangan tidak ideal.