Meski pemain tuan rumah sempat mengajukan protes dengan alasan adanya handball oleh Majok sebelumnya, wasit tetap menunjuk titik putih.
Javlon Guseynov yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal memanfaatkan peluang emas tersebut. Tendangan ke tengah gawang berhasil dihalau kiper Arthur dengan lututnya.
Pada babak kedua, intensitas serangan Persita meningkat. Pemain pengganti mereka, Marios Ogkmpoe, hampir menyamakan kedudukan melalui sontekan yang dilakukannya, namun masih belum berbuah gol.
Perjuangan Kabau Sirah akhirnya terbayar di masa injury time. Tepatnya pada menit ke-90+6, Cornelius Stewart sukses menggandakan keunggulan setelah menerima umpan lambung dari Chaby di sisi kanan lapangan.
Tanpa kesulitan, Stewart melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper lawan.
Drama sempat terjadi setelah gol kedua ini karena wasit kembali mengecek VAR untuk kemungkinan offside. Peninjauan yang memakan waktu hingga empat menit tersebut akhirnya memutuskan bahwa gol tersebut sah.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 2-0 untuk kemenangan Semen Padang FC tidak berubah. Hasil positif ini mengantarkan Kabau Sirah naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan mengoleksi 20 poin, sekaligus memberikan angin segar dalam upaya mereka menjauhi zona degradasi.
Sementara itu, Pendekar Cisadane tetap bertahan di peringkat keenam dengan raihan 35 poin. (red)