Dari delapan pertandingan terakhir, tim berjuluk Kabau Sirah hanya mampu mencatat tiga hasil imbang dan lima kekalahan. Kondisi klasemen pun mencerminkan tekanan yang dihadapi kedua tim.
PSIS saat ini berada di peringkat ke-13 dengan 10 poin, sementara Semen Padang menduduki posisi ke-18 dengan enam poin. Selisih tipis ini menambah intensitas pertarungan di lapangan.
"Kami tidak ingin membicarakan kondisi tim lain. Yang jelas, PSIS adalah tim bagus dan solid. Kami harus fokus dan berkonsentrasi penuh," tambah Eduardo.
Catatan performa terakhir PSIS yang mampu meraih kemenangan tandang 1-0 atas Persik di Kediri menjadi tambahan faktor yang membuat pelatih asal Portugal ini semakin waspada.
Setiap detil pertandingan akan menjadi kunci keberhasilan Semen Padang memutus rentetan hasil buruk.
Pertandingan antara PSIS Semarang melawan Semen Padang FC ini bukan sekadar soal tiga poin, melainkan prestise dan harapan untuk bangkit di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025. (red)