"Mereka tidak banyak mengalami perubahan dalam komposisi pemain dan pelatih. Mereka selalu konsisten, meski kami akan bertanding melawan PSM saat ini, bukan PSM dua atau tiga tahun lalu," jelasnya.
Stadion Haji Agus Salim akan menjadi saksi pertandingan kali ini. Sebelumnya, pada pertandingan kandang perdana pada 25 Oktober, Semen Padang menelan kekalahan telak 1-8 dari Dewa United FC. Hal ini semakin memotivasi tim untuk memberikan performa terbaik.
"Target kami adalah keluar dari zona merah dan kami harus berusaha untuk meraih itu secepatnya," tegas Eduardo, menggarisbawahi tekad timnya untuk segera meninggalkan zona degradasi.
Pertandingan antara Semen Padang FC melawan PSM Makassar menjadi momen penting bagi Kabau Sirah untuk membuktikan kemampuan dan bangkit dari keterpurukan di BRI Liga 1 2024/2025. (red)