“Kami mengapresiasi dukungan Indosat Ooredoo Hutchison terhadap peluncuran Garuda Spark Innovation Hub di Medan. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pelaku industri seperti Indosat, menjadi bagian penting dalam mendorong percepatan transformasi digital nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Meutya Hafid.
Sebagai wujud nyata dukungannya, Indosat menghadirkan IM3 Collabonation Talent Lab, sebuah program pembelajaran interaktif yang dirancang untuk membekali generasi muda Indonesia dengan keterampilan digital yang relevan.
Melalui format offline dan daring, program ini dapat diakses masyarakat di seluruh Indonesia, baik secara langsung di lokasi acara maupun melalui aplikasi myIM3.
Materi pelatihan mencakup literasi digital dasar, pelatihan teknologi praktis, pengembangan keterampilan kerja, hingga pelatihan kewirausahaan. Tujuannya, membuka akses pembelajaran digital yang lebih luas dan inklusif bagi semua kalangan.
Chief Legal and Regulatory Officer IIH, Reski Damayanti, menegaskan komitmen perusahaan dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui inovasi digital.
“Indosat percaya bahwa inovasi digital memiliki arti yang lebih besar ketika dapat memberdayakan masyarakat. Melalui IM3 Collabonation Talent Lab, kami berharap dapat membantu generasi muda Indonesia menemukan cara menggunakan teknologi untuk menciptakan solusi nyata dan berdampak bagi masyarakat,” kata Reski.
Selain menghadirkan program edukatif, Indosat juga menggandeng Wadhwani Foundation (WF) dalam menggelar sesi bertema “AI Toolkit for Founders”.
Kegiatan ini dirancang untuk membantu para pendiri startup memahami dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mengembangkan ide bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas daya saing di pasar digital yang kian kompetitif.