Kreatif! Anak Muda Padang Ubah Sampah Jadi Sembako dan Furnitur

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 25 Agustus 2025 | 18:18 WIB
Anak muda Kota Padang melalui Bank Sampah Gemilang mengubah sampah jadi sembako dan furnitur bernilai jual, solusi unik atasi masalah sampah. (Foto: Kominfo Padang)
Anak muda Kota Padang melalui Bank Sampah Gemilang mengubah sampah jadi sembako dan furnitur bernilai jual, solusi unik atasi masalah sampah. (Foto: Kominfo Padang)



“Program ini mendorong masyarakat untuk lebih peduli lingkungan sekaligus memberi manfaat ekonomi. Ini adalah langkah nyata mengurangi beban sampah plastik di Kota Padang,” kata Karel.





Tukar Sampah dengan Paket Sembako





Bank Sampah Gemilang menyediakan skema tukar sampah plastik dengan berbagai paket sembako. Sampah dikategorikan menjadi dua jenis. Pertama, High Value (HDPE, PP, AG, PET, PVC) dengan harga Rp1.200 per kilogram. Kedua, Low Value (kemasan, plastik kresek, multilayer, segel, dan sejenisnya) dengan harga Rp500 per kilogram.





Masyarakat dapat menukar sampah yang dikumpulkan dengan empat pilihan paket. Paket 1 berisi 5 butir telur dengan nilai Rp10.000. Paket 2 terdiri dari 3 butir telur dan 1 kilogram beras seharga Rp20.000. Paket 3 berisi 5 butir telur, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram beras, serta 2 bungkus mi instan dengan nilai Rp35.000. Sedangkan Paket 4 menawarkan 6 butir telur, 1 liter minyak goreng, 2 bungkus mi instan, dan 1 kilogram beras seharga Rp51.000.





Melalui sistem ini, masyarakat tidak hanya memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mengurangi sampah plastik.





Aksi Sosial dan Lingkungan





Selain program tukar sampah, Bank Sampah Gemilang bersama Trash 2 Move dan Eco Tuah Sakato juga rutin menggelar aksi sosial. Salah satunya kegiatan bersih pantai yang melibatkan relawan, pelajar, dan warga sekitar. Aktivitas ini menjadi bentuk nyata kepedulian generasi muda Padang terhadap kelestarian lingkungan.





“Harapan kami, gerakan ini menjadi inspirasi agar masyarakat lebih aktif memilah sampah sejak dari rumah. Dengan begitu, sampah tidak hanya menjadi beban, tetapi juga sumber daya yang bermanfaat,” tutur Rofan.





Inovasi ini menunjukkan bahwa persoalan sampah dapat diselesaikan melalui pendekatan kreatif dan partisipatif. Dari sampah plastik yang semula dianggap tidak bernilai, kini lahir peluang baru yang memberikan manfaat sosial, ekonomi, sekaligus menjaga lingkungan hidup di Kota Padang. (red)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X