berita

Distribusi Daging Kurban di Padang Kini Digital, Barcode Gantikan Sistem Kupon

Kamis, 7 Mei 2026 | 17:15 WIB
Ilustrasi Daging Kurban (Foto: Dok Istimewa)



Melalui sistem baru tersebut, setiap peserta kurban hanya akan mendapatkan satu barcode yang tersimpan di ponsel masing-masing. Saat pengambilan daging, peserta cukup menunjukkan barcode kepada petugas di lokasi RPH.





Setelah barcode dipindai, peserta berhak menerima 1,5 kilogram daging kurban. Sistem kemudian secara otomatis mengunci barcode tersebut sehingga tidak dapat digunakan untuk pengambilan kedua kali.





Skema ini dinilai mampu mencegah penyalahgunaan distribusi sekaligus memastikan pembagian daging berjalan lebih adil dan tepat sasaran.





Tak hanya mengedepankan digitalisasi, Pemko Padang juga menerapkan konsep distribusi yang lebih ramah lingkungan dan higienis. Pada pembagian tahun ini, panitia tidak lagi menggunakan kantong plastik untuk membungkus daging kurban.





Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengelolaan ibadah kurban yang lebih modern, profesional, sekaligus memperhatikan aspek lingkungan.





Dengan sistem barcode, Pemko Padang berharap pembagian daging kurban Idul Adha 2026 dapat berlangsung lebih nyaman tanpa antrean panjang maupun persoalan kupon ganda seperti yang pernah terjadi sebelumnya.





Digitalisasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan publik, termasuk dalam pelaksanaan ibadah kurban, dapat terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat dan kemajuan teknologi. (*)


Halaman:

Tags

Terkini