Puting Beliung Terjang Permukiman Bukik Batabuah Agam, Atap Rumah Warga Beterbangan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Senin, 12 Januari 2026 | 15:33 WIB
Ilustrasi Puting Beliung (Foto: PNGTree)
Ilustrasi Puting Beliung (Foto: PNGTree)


Sumbardaily.com, Agam – Sebanyak tujuh rumah warga di Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung pada Minggu (11/1/2026) sore. Kerusakan paling parah terjadi pada bagian atap rumah, bahkan beberapa di antaranya terlepas dan terbawa angin, sehingga bangunan tidak layak ditempati untuk sementara waktu.





Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Jorong Gobah. Wali Nagari Bukik Batabuah, Firdaus, menjelaskan bahwa angin kencang berputar muncul secara tiba-tiba dan langsung menghantam kawasan permukiman warga tanpa tanda-tanda sebelumnya.





Menurut Firdaus, kekuatan angin menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah rumah warga. Atap rumah menjadi bagian yang paling terdampak, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat akibat terjangan angin yang cukup kuat.





“Sebanyak tujuh rumah warga terdampak. Kerusakan didominasi pada bagian atap, bahkan ada yang rusak berat hingga terlepas dan terbawa angin,” ujar Firdaus saat dikonfirmasi.





Adapun rumah yang mengalami kerusakan diketahui milik Netilia Erfi, Yulizarnis, Rayu Ati, Sofinar, Zal, Nar, dan Azimar. Akibat kondisi tersebut, beberapa rumah dinilai tidak aman untuk dihuni sementara waktu karena struktur bangunan, khususnya atap, mengalami kerusakan serius.





Berdasarkan pendataan awal yang dilakukan Pemerintah Nagari Bukik Batabuah, total kerugian material akibat bencana angin puting beliung ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 170 juta. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan pendataan lanjutan di lapangan.





Pemerintah nagari bersama masyarakat setempat telah melakukan langkah awal penanganan pascabencana. Upaya tersebut meliputi pendataan warga terdampak, pengamanan lokasi rumah yang rusak, serta penanganan darurat secara swadaya untuk mengurangi risiko lanjutan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X