BPJS Ketenagakerjaan Solok Perketat Verifikasi Data Penerima Bantuan Iuran untuk Pekerja Rentan

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Jumat, 14 Maret 2025 | 19:57 WIB
Kepala Cabang BPJamsostek Solok komitmen memberikan layanan terbaik, dan membantu pemda agar data penerima bantuan iuran valid dan tepat sasaran. (Foto: Dok BPJS Ketenagakerjaan Solok)
Kepala Cabang BPJamsostek Solok komitmen memberikan layanan terbaik, dan membantu pemda agar data penerima bantuan iuran valid dan tepat sasaran. (Foto: Dok BPJS Ketenagakerjaan Solok)


Sumbardaily.com, Solok — Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Solok mengintensifkan upaya pengendalian dan pengawasan program perlindungan sosial bagi pekerja rentan dengan menyelenggarakan kegiatan Revalidasi dan Reverifikasi Data Kepesertaan Penerima Bantuan Iuran secara komprehensif di seluruh wilayah kerja operasionalnya.





Program strategis ini mencakup verifikasi data peserta yang iurannya bersumber dari beragam pendanaan seperti Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa), Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APBNagari), Dana Aspirasi (Fokir) Anggota DPRD, program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta kontribusi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).





Inisiatif ini diimplementasikan secara sistematis untuk memastikan ketepatan sasaran program perlindungan sosial ketenagakerjaan dan memaksimalkan manfaat yang diterima oleh pekerja rentan yang memiliki keterbatasan ekonomi namun berhak mendapatkan jaminan sosial yang memadai.





Melalui mekanisme verifikasi dan validasi yang ketat, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok berupaya meminimalisir kesalahan administrasi dan membangun sistem kepesertaan yang lebih transparan.





Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Solok, Maulana Anshari Siregar, menekankan urgensi pelaksanaan Reverifikasi dan Revalidasi Data Kepesertaan sebagai langkah fundamental dalam menjamin validitas data penerima bantuan iuran sesuai dengan regulasi yang berlaku.





Menurutnya, proses ini juga dirancang untuk mengeliminasi potensi duplikasi kepesertaan (double kepesertaan) dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk segmen dan kategori pekerjaan yang identik atau bentuk ketidaksesuaian data lainnya.





"Kegiatan reverifikasi dan revalidasi ini memiliki nilai strategis untuk memastikan bahwa bantuan iuran yang dialokasikan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh pekerja yang memenuhi kriteria. Kami menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan basis data yang digunakan selalu terbarui dan memiliki tingkat akurasi tinggi," paparnya.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

X