Sumbardaily.com - Semen Padang FC tidak ingin menjadikan Championship 2026/2027 sebagai persinggahan yang panjang. Setelah harus turun kasta dari Liga 1, Kabau Sirah langsung menyusun langkah besar untuk memastikan perjalanan mereka di kompetisi kasta kedua hanya berlangsung satu musim.
Target itu ditegaskan langsung oleh Chief Operating Officer (COO) Semen Padang FC, Braditi Moulevey. Di bawah kepemimpinan manajemen baru, klub kebanggaan masyarakat Sumatera Barat (Sumbar) tersebut membidik satu tujuan yang tidak bisa ditawar, yakni menjadi juara Championship 2026/2027 sekaligus mengamankan tiket promosi kembali ke Super League atau Liga 1 musim 2027/2028.
Keseriusan tersebut bukan hanya terlihat dari pernyataan manajemen, tetapi juga dari berbagai langkah yang telah diambil sejak bursa transfer dibuka.
Kabau Sirah melakukan perombakan besar-besaran dengan mendatangkan sederet pemain berpengalaman yang sebelumnya tampil di Super League.
Nama-nama seperti Rezaldi Hehanussa, Safrudin Tahar, Novri Setiawan, Gian Zola, Alwi Slamet, Esteban Vizcarra, Ilija Spasojevic hingga Igor Cukovic menjadi bagian dari proyek besar Semen Padang FC untuk kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Tak hanya memperkuat komposisi pemain, manajemen juga menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih kepala. Sosok berusia 56 tahun tersebut dinilai memiliki pengalaman panjang di kompetisi sepak bola nasional sehingga dipercaya mampu membawa Kabau Sirah kembali ke jalur prestasi.
Braditi Moulevey mengungkapkan, sejak dipastikan terdegradasi dari Liga 1, seluruh elemen klub langsung melakukan evaluasi menyeluruh agar Semen Padang FC tidak berlama-lama berada di kasta kedua.