Keberhasilan tersebut memastikan kontingen Kota Padang menjadi yang terbaik dalam cabang olahraga tersebut pada Porprov Sumbar XVI 2026.
Ketua Pelaksana Cabor Pordasi Berkuda Memanah, Taufik Hidayat, mengumumkan hasil tersebut sekaligus menyampaikan ucapan selamat kepada kontingen Padang atas pencapaiannya.
"Dari hasil pelaksanaan Porprov cabang Pordasi Berkuda Memanah, dari 16 medali emas yang diperebutkan, kami umumkan juara umum untuk cabor ini jatuh kepada kontingen Kota Padang. Selamat kami sampaikan kepada kontingen Kota Padang dengan perolehan 11 medali emas dan satu medali perunggu," katanya.
Kompetisi berkuda memanah diikuti 13 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat dengan total 97 atlet. Para peserta bersaing untuk memperebutkan medali dalam olahraga yang memadukan keterampilan berkuda dengan ketepatan memanah.
Selain menjadi ajang perebutan prestasi, pertandingan tersebut juga dipandang sebagai sarana untuk mengembangkan olahraga berkuda memanah di Sumatera Barat.
Cabang olahraga ini memiliki keterkaitan dengan nilai sejarah dan budaya serta dinilai sejalan dengan falsafah daerah, Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
Persiapan Enam Bulan
Di balik keberhasilan kontingen Padang menjadi juara umum, terdapat persiapan panjang yang dijalani para atlet. Mereka berlatih secara intensif selama kurang lebih enam bulan, termasuk memanfaatkan waktu libur untuk meningkatkan kemampuan.