Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka. Kedua tim berusaha mencari gol tambahan untuk mengamankan kemenangan. Ketika laga tampak akan berakhir dengan hasil imbang, Semen Padang justru kehilangan konsentrasi pada detik-detik terakhir.
Persikad Depok memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Kabau Sirah melalui serangan balik cepat pada masa tambahan waktu. Tepat pada menit 90+4, Jhon Mena sukses mencetak gol yang memastikan kemenangan tuan rumah dengan skor 2-1.
Gol pada penghujung pertandingan itu menjadi pukulan bagi Semen Padang, terlebih laga tersebut merupakan pertandingan pertama Teco sebagai pelatih kepala. Kekalahan ini sekaligus menjadi kekalahan perdana Kabau Sirah di bawah asuhan pelatih tersebut.
Di sisi lain, kemenangan atas Semen Padang membuat Persikad Depok mampu mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.
Meski timnya gagal meraih poin, Andre meminta para pemain dan pendukung tidak larut dalam kekecewaan. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, ia menegaskan bahwa hasil pertandingan tersebut tidak mengakhiri perjuangan Semen Padang. Evaluasi akan dilakukan agar tim dapat memperbaiki performa dan kembali meraih hasil positif pada laga berikutnya.
“Hasil kali ini belum berpihak kepada kita, namun dunia belum berakhir, perjuangan masih panjang. Kami akan melakukan evaluasi dan bangkit di pertandingan berikutnya,” ujar Andre Rosiade dikutip dari unggahan akun Instagram pribadinya, Senin (12/10/2026).
Pernyataan Andre juga menjadi perhatian karena sebelumnya Semen Padang mengambil keputusan mengganti pelatih setelah kekalahan dari PSPS Pekanbaru. Saat itu, Nil Maizar diberhentikan setelah Kabau Sirah takluk 0-1 dari PSPS.
Namun, setelah kekalahan dari Persikad, Andre menegaskan bahwa fokus tim tetap pada tujuan awal. Ia meminta seluruh elemen klub menjaga kekompakan dan terus berjuang untuk mewujudkan ambisi menjuarai Liga 2 sekaligus mendapatkan promosi ke Liga 1 atau Super League.