Dengan pembagian tersebut, delapan atlet Kota Padang diproyeksikan mengisi total 14 nomor pertandingan. Sebaran nomor yang cukup luas menjadi tantangan tersendiri bagi kontingen karena para atlet harus menjaga konsistensi permainan di masing-masing disiplin yang diikuti.
Persiapan menghadapi persaingan tersebut telah dilakukan sejak September 2026. Pelatih Biliar Kota Padang, Dr Pringgo Mardesia bersama Andre Marino, mengatakan program latihan bersama telah dijalankan sejak bulan tersebut.
"Persiapan latihan bersama delapan atlet biliar kota padang sudah kita mulai dari bulan september 2026. Semua materi latihan telah kami jalankan, dan insyaalah kami akan maksimal," katanya.
Persiapan itu menjadi bagian penting sebelum para atlet memasuki pertandingan Porprov. Sebelumnya, kontingen biliar Kota Padang juga menjalani TC selama satu bulan sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Dukungan terhadap kontingen juga datang dari Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta KONI Padang.
Sekretaris Umum POBSI Kota Padang, Rianda Putra menyebut dukungan tersebut menjadi penyemangat bagi para atlet untuk mengejar prestasi.
"Alhamdulillah dengan dukungan penuh dari Pemko Padang melalui Dispora dan Koni Padang para atlet kita sangat bersyukur dan menjadi penyemangat untuk menoreh prestasi di cabang olahraga biliar pada porprov ke XVI ini. Insya Allah Cabor Biliar Kota Padang pada Porprov ke XVI ini menjadi Implementasi dari Program Unggulan Padang Juara yang sudah dicanangkan oleh Bapak Wali Kota Padang," katanya.