Di sisi lain, hasil 1-1 tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Semen Padang FC. Keunggulan yang mampu dipertahankan hingga menit-menit akhir harus terlepas setelah PSIS mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90.
Fokus dan konsentrasi di penghujung pertandingan menjadi hal yang perlu dibenahi skuad Kabau Sirah untuk menghadapi laga-laga selanjutnya. Terlebih, tim sebelumnya sudah memiliki keunggulan sejak menit ke-9 melalui gol Igor Cukovic.
Bagi Ikram Algiffari, pertandingan melawan PSIS menjadi kesempatan untuk menunjukkan performanya sebagai penjaga gawang muda Semen Padang FC. Penampilan apik dan sejumlah penyelamatan krusial yang dibuatnya mendapat apresiasi dari Nil Maizar.
Namun, di tengah pujian tersebut, Nil Maizar memberikan pesan agar Ikram tidak cepat berpuas diri. Sang pelatih meminta kiper kelahiran 2006 itu tetap membumi sembari terus menjalani proses perkembangannya.
Dengan hasil imbang tersebut, Semen Padang FC selanjutnya memiliki pekerjaan rumah untuk meningkatkan fokus dan konsentrasi hingga menit terakhir. Sementara bagi Ikram, penampilan melawan PSIS menjadi catatan positif sekaligus pengingat untuk tetap menjaga sikap seperti pesan yang disampaikan Nil Maizar. (*)