Di lini belakang, Dedy memiliki karakter permainan yang lugas. Kemampuannya membaca pergerakan lawan dan mengomandoi pertahanan membuatnya menjadi salah satu pemain senior yang dihormati di ruang ganti Semen Padang.
Dedy kemudian melanjutkan perjalanan kariernya dengan memperkuat sejumlah klub lain, termasuk PSM Makassar dan Sulut United. Namun, kebersamaannya dengan Semen Padang kembali berlanjut pada musim 2021.
Ketika itu, Semen Padang tengah menjalani kompetisi Liga 2 dan berada dalam fase transisi. Dedy memilih kembali ke klub yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya tersebut.
Kembalinya Dedy pada periode kedua membawa misi berbeda. Ia diharapkan dapat memberikan pengalaman dan mental bertanding kepada para pemain muda Kabau Sirah.
Pada saat yang sama, kehadirannya juga membawa harapan untuk membantu Semen Padang kembali menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Kini, pengalaman Dedy dari perjalanan sebagai pemain hingga staf kepelatihan berlanjut bersama Persis Solo. Dengan rekam jejak di klub, pengalaman bersama Timnas Indonesia U-19, serta pernah menangani lingkungan sepak bola kompetitif, ia akan menjadi bagian dari staf yang mempersiapkan Persis menghadapi Pegadaian Championship 2026/27. (*)