Cedera kambuhan menjadi salah satu persoalan yang membuat Kenneth kesulitan menjaga konsistensi menit bermain di tengah persaingan Liga 1. Pada saat yang sama, Semen Padang FC sedang berada dalam situasi sulit karena terpuruk di zona bawah klasemen.
Manajemen dan tim pelatih kemudian melakukan perombakan besar-besaran pada bursa transfer paruh musim. Salah satu keputusan yang diambil adalah berpisah dengan Kenneth dan mencoret sang pemain dari skuad.
Langkah tersebut dilakukan untuk membuka ruang bagi perekrutan legiun asing baru yang dinilai lebih bugar dan siap dimainkan untuk membantu Semen Padang FC keluar dari zona degradasi.
Meski perjalanan Kenneth bersama Semen Padang FC berakhir dengan persoalan cedera dan kebugaran, kontribusinya pada musim Liga 2 2023/2024 tetap menjadi bagian penting dari perjalanan klub.
Sebanyak 13 gol yang dicetak Kenneth menjadi salah satu catatan utama dalam keberhasilan Kabau Sirah mencapai final Liga 2 dan mendapatkan tiket promosi ke Liga 1.
Kini, Kenneth memulai babak baru bersama Sumsel United. Debutnya memang harus ditunda karena kondisi fisik, tetapi penyerang Nigeria tersebut sudah menyatakan kesiapannya memberikan kontribusi untuk Laskar Juaro.
Fokus Kenneth saat ini bukan sekadar mengejar catatan gol pribadi. Ia ingin lebih dulu membantu Sumsel United mengangkat performa tim dan membuka jalan menuju target promosi. (*)