Ia menegaskan bahwa sejak awal hanya ada satu tujuan yang ingin diwujudkannya.
"Selama lima tahun sejak terakhir kali saya berada di bangku pelatih, saya menerima beberapa tawaran dan menolak semuanya demi pekerjaan sebagai pelatih tim nasional Prancis."
Penantian panjang tersebut akhirnya berakhir ketika Federasi Sepak Bola Prancis mempercayakan kursi pelatih kepadanya.
Zidane mengaku sulit menyembunyikan rasa haru yang dirasakannya. Baginya, momen tersebut merupakan puncak dari perjalanan panjang yang telah dimulai sejak masih berusia muda.
Ikatan Emosional dengan Tim Nasional Prancis
Hubungan Zidane dengan tim nasional Prancis bukanlah sesuatu yang baru. Sebelum menjadi legenda sepak bola dunia, ia telah mengenakan seragam Prancis sejak level usia muda.
Ia mengenang bagaimana perjalanannya dimulai bersama tim U-15 sebelum secara bertahap menembus setiap kelompok umur hingga akhirnya menjadi bagian dari tim senior.
Perjalanan tersebut mencapai puncaknya ketika ia membantu Prancis menjuarai Piala Dunia FIFA 1998.
Menurut Zidane, gelar tersebut tetap menjadi momen paling berharga dalam hidupnya.