Dengan skenario tersebut, pertandingan Sungai Kambut melawan Banai pada Minggu tidak lagi berpengaruh terhadap perebutan tiket lolos.
Situasi berbeda dialami Silago. Tim yang kini berada di posisi runner-up dengan koleksi tujuh poin itu telah menyelesaikan seluruh pertandingan sehingga tidak memiliki kesempatan menambah angka.
Peluang Silago sepenuhnya bergantung pada hasil pertandingan tim lain. Mereka hanya akan lolos apabila Gunung Selasih gagal meraih kemenangan dan laga Sungai Kambut melawan Banai berakhir imbang.
Apabila salah satu dari tiga rival tersebut berhasil meraih kemenangan, maka perjalanan Silago di Babak Zona DCL 2026 dipastikan berakhir.
Zona 2 Menunggu Hasil Gunung Medan
Persaingan di Zona 2 juga menghadirkan drama hingga pertandingan terakhir. Siguntur FC menjadi satu-satunya tim yang telah memastikan lolos ke babak 16 besar.
Kepastian tersebut diperoleh berkat keunggulan pada klasemen mini head-to-head apabila terjadi tiga tim dengan jumlah poin yang sama.
Dalam klasemen mini tersebut, Siguntur mengumpulkan empat poin hasil satu kemenangan dan satu hasil imbang.
Gunung Medan berada di posisi kedua dengan tiga poin, sedangkan Sikabau mengoleksi satu poin. Kini seluruh perhatian tertuju pada pertandingan Gunung Medan menghadapi Tebing Tinggi.