Sumbardaily.com – Kegagalan PSPP Padang Panjang melangkah ke babak 32 besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2026 mendapat respons dari pelatih Dian Rama Saputra. Meski timnya harus mengakhiri perjalanan di fase grup, ia tetap memberikan apresiasi atas perjuangan para pemain yang dinilai telah menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang turnamen.
PSPP dipastikan tersingkir setelah kalah 1-3 dari tuan rumah Persibangga Purbalingga pada laga terakhir Grup D yang berlangsung di Stadion Goentoer Darjono, Purbalingga, Jumat (5/6/2026). Hasil tersebut membuat peluang tim asal Padang Panjang untuk melaju ke fase berikutnya akhirnya tertutup.
Menurut Dian Rama Saputra, hasil yang diraih memang belum sesuai dengan target yang diharapkan. Namun, ia menilai para pemain telah berupaya maksimal menghadapi tekanan sepanjang pertandingan, terutama saat bermain di kandang lawan yang didukung ribuan suporter.
“Para pemain sudah bekerja keras dan menunjukkan semangat juang yang tinggi di setiap pertandingan. Hasil ini tentu belum sesuai dengan harapan kami. Pada menit-menit awal kami kesulitan mengembangkan permainan sehingga harus kebobolan lebih dulu. Namun, kami mampu bangkit dan menyamakan kedudukan,” ujar Dian Rama Saputra.
Pada pertandingan tersebut, Persibangga tampil agresif sejak menit awal dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-9. Gol cepat itu membuat PSPP harus bekerja lebih keras untuk keluar dari tekanan tuan rumah.
Meski tertinggal, tim asuhan Dian Rama Saputra tidak menyerah. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-38 saat Julian Mancini sukses mencetak gol penyama kedudukan. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum dan menjaga peluang kedua tim untuk meraih kemenangan.
Memasuki babak kedua, pertandingan berlangsung semakin ketat. Persibangga kembali unggul pada menit ke-57 melalui tendangan penalti setelah wasit menilai terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang. Tuan rumah kemudian menambah satu gol lagi pada menit ke-78 untuk memperbesar keunggulan menjadi 3-1.