Sumbardaily.com - Langkah cepat langsung dilakukan manajemen Semen Padang FC usai menuntaskan laga terakhir Liga 1 musim ini melawan Persija beberapa waktu lalu. Klub berjuluk Kabau Sirah itu kini mulai fokus membangun kekuatan baru demi menghadapi kompetisi Liga 2 musim depan.
Komisaris Semen Padang FC, Braditi Moulevey mengatakan, evaluasi langsung dilakukan manajemen sesaat setelah kompetisi berakhir. Salah satu keputusan penting yang diambil yakni menunjuk Deni Sulton sebagai General Manager baru Semen Padang FC merangkap Asisten Manajer Tim.
Nama Deni Sulton sendiri bukan sosok asing di dunia sepak bola Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris Timnas Indonesia pada era kepelatihan Shin Tae-yong. Berdasarkan surat keputusan manajemen, Deni mulai efektif bekerja pada Senin (25/5/2026) lalu.
“Usai menghadapi Persija di laga terakhir Liga 1 musim ini, manajemen langsung bergerak, dengan langsung melakukan evaluasi, salah satunya langsung mengangkat General Manager, yakni Deni Sulton,” kata Braditi Moulevey, Jumat (29/5/2026).
Menurut pria yang akrab disapa Levi tersebut, Deni dipercaya untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan tim menghadapi Liga 2. Tidak hanya soal pembentukan skuad, tetapi juga termasuk penentuan stadion kandang untuk Kabau Sirah musim depan.
Hal itu dilakukan karena Semen Padang FC dipastikan tidak menggunakan Stadion Agus Salim sebagai markas pada musim depan. Stadion kebanggaan masyarakat Kota Padang tersebut akan menjalani perbaikan.
Manajemen Semen Padang FC pun mulai menjajaki sejumlah stadion alternatif. Saat ini terdapat dua stadion yang masuk dalam tahap evaluasi, yakni Stadion Benteng di Tangerang dan Stadion Patriot di Bekasi.