Sumbardaily.com – Keputusan tidak masuknya Persatuan Sepak Bola Padang Panjang (PSPP) ke daftar peserta Putaran Nasional Liga 4 musim 2025/2026 memunculkan polemik di kalangan pecinta sepak bola Sumatera Barat (Sumbar).
Manajemen PSPP resmi mengajukan surat keberatan kepada PSSI dan meminta penjelasan terbuka terkait dasar penentuan koefisien tim yang lolos ke fase nasional.
Langkah tersebut dilakukan setelah PSPP menilai ada sejumlah kejanggalan dalam proses penentuan kuota tim peserta nasional, khususnya bagi tim nonjuara di tingkat Asprov.
Surat keberatan bernomor 33/PSPP-PP/V/2026 tertanggal 13 Mei 2026 itu ditujukan langsung kepada Ketua Umum PSSI di Jakarta dan ditandatangani Ketua Umum PSPP, Irsyad Hanif.
Dalam surat tersebut, PSPP mempertanyakan alasan tim mereka tidak masuk daftar peserta putaran nasional, padahal kompetisi yang dijalani di Sumatera Barat berlangsung cukup panjang dengan tingkat persaingan yang ketat.
PSPP menjelaskan Liga 4 Sumbar musim ini diikuti 10 tim dengan format kompetisi penuh satu putaran. Setelah itu, kompetisi berlanjut ke babak semifinal menggunakan sistem kandang dan tandang, sebelum ditutup dengan partai final satu pertandingan.
Dengan format tersebut, tim yang berhasil mencapai babak empat besar harus menjalani hingga 12 pertandingan sepanjang musim kompetisi.