Kini, pelatih berusia 54 tahun itu dihadapkan pada misi besar: membangkitkan Semen Padang FC di tengah persaingan ketat BRI Super League 2025/2026. Manajemen berharap, kehadiran Dejan dapat mengembalikan performa tim yang sempat menurun dalam beberapa laga terakhir.
Dalam perjalanan kariernya, Dejan dikenal dengan pendekatan humanis terhadap pemain serta gaya permainan menyerang dan progresif.
Ia juga pernah meraih gelar Pelatih Terbaik Liga Indonesia 2011–2012 usai membawa Arema Indonesia melaju hingga babak perempat final AFC Cup 2012—sebuah pencapaian yang memperkuat reputasinya sebagai pelatih berkarakter dan visioner.
“Kami memberikan kepercayaan penuh kepada Coach Dejan dan tim pelatih. Semoga dengan kerja keras semua pihak, Semen Padang FC bisa segera bangkit dan menampilkan permainan terbaik,” tambah Win.
Sebagai langkah awal, Dejan dijadwalkan langsung memimpin sesi latihan perdana tim dalam beberapa hari ke depan. Latihan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi laga penting melawan Bhayangkara FC pada 20 Oktober 2025, dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026.
Kehadiran Dejan diharapkan membawa angin segar bagi Kabau Sirah dan menghidupkan kembali semangat juang tim kebanggaan masyarakat Sumatera Barat itu untuk bersaing di papan atas. (red)