Akira Higashiyama Resmi Latih Timnas Putri U-19 Indonesia, Siap Hadapi AFF Championship

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Minggu, 8 Juni 2025 | 22:37 WIB
PSSI resmi menunjuk Akira Higashiyama sebagai pelatih Timnas Putri U-19 Indonesia. (Foto: IG Akira Higashiyama)
PSSI resmi menunjuk Akira Higashiyama sebagai pelatih Timnas Putri U-19 Indonesia. (Foto: IG Akira Higashiyama)


Sumbardaily.com, Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi menunjuk Akira Higashiyama sebagai pelatih kepala Timnas Putri U-19 Indonesia. Keputusan strategis ini diambil untuk memperkuat skuad Garuda Pertiwi Muda menjelang berbagai kompetisi internasional yang akan dihadapi.





Pelatih berkebangsaan Jepang yang berasal dari Sakai, Fukui ini membawa rekam jejak internasional yang mengesankan. Pengalaman kepelatihannya yang tersebar di berbagai negara Asia dan Oseania menjadi modal utama untuk mengembangkan sepak bola putri Indonesia ke tingkat yang lebih kompetitif.





Akira Higashiyama mengungkapkan kegembiraan dan optimisme tinggi dalam mengemban tanggung jawab baru ini. Pelatih berusia 35 tahun tersebut meyakini potensi besar yang dimiliki sepak bola putri Indonesia.





"Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam sepak bola putri. Inilah alasan utama saya memutuskan untuk datang ke sini. Saya siap menerima tantangan besar ini dan berkomitmen penuh untuk mengembangkan tim," ungkap Akira saat diperkenalkan sebagai pelatih baru.





Perjalanan karier sepak bola Akira dimulai sejak usia 9 tahun di tanah kelahirannya, Jepang. Setelah menyelesaikan pendidikan universitas, ia memulai karier profesional sebagai pemain di Thailand. Petualangan sepak bolanya kemudian berlanjut ke berbagai negara termasuk Kamboja, Mongolia, dan Selandia Baru.





Transisi dari pemain menjadi pelatih membawa Akira pada pengalaman berharga menangani FC Ulaanbaatar di kompetisi teratas Liga Mongolia sebagai pelatih kepala. Pengalaman kepelatihannya juga diperkaya dengan masa kerja di Thailand dan Selandia Baru sebelum akhirnya bergabung dengan sepak bola Indonesia.





"Pengalaman saya sebagai pelatih kepala di Mongolia, kemudian bekerja di Thailand dan Selandia Baru, telah mempersiapkan saya untuk bekerja dalam lingkungan multikultural. Saya sangat menghargai dan menghormati karakteristik sepak bola lokal di setiap negara," papar pelatih yang memiliki pengalaman lintas benua ini.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

PSMS Medan Waspadai Kebangkitan Semen Padang FC

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Terpopuler

X