Selain pembagian grup, dalam surat itu juga diinformasikan bahwa pada babak pendahuluan akan digunakan sistem double round robin, home and away.
Pada akhir klasemen, tiga klub teratas pada masing-masing grup berhak melaju ke babak 12 besar. Sedangkan 4 klub terbawah akan tampil dalam babak Play-Off Degradasi.
Pada babak 12 besar nantinya akan berisi 3 grup. Masing-masing-masing grup terdiri dari 4 klub dan bermain dalam sistem double round robin, home and away. 3 klub teratas masing-masing grup melaju ke semi final.
Runner up terbaik dari 3 grup tersebut berhak mendapatkan 1 slot tambahan ke babak semi final. Kemudian untuk Play-Off degradasi akan diisi 4 grup. Masing-masing grup terdiri dari 4 klub dan bermain dalam sistem double round robin, home and away.
Nantinya, 2 klub terbawah pada klasemen akhir akan terdegradasi, sehingga total 8 klub yang terdegradasi.
Bracket babak semi final ditentukan dengan mekanisme draw atau undian dengan klausul khusus tidak ada tim yang satu grup di babak 12 besar, bermain dalam knock out, 2 leg home and away.
Pemenang pertandingan semi final melaju ke babak Grand Final, sekaligus mendapat 2 slot promosi ke Liga 1 2024-2025. Tim yang kalah di pertandingan semi final akan bertanding pada Play-Off promosi.
Babak Grand Final akan bermain dalam sistem knock out, 2 leg home and away. Pemenang dalam babak Grand Final ini dinobatkan sebagai Juara Liga 2 2023-2024. (*/red)