lifestyle

Perkuat Ekosistem Seni Visual Sumatera, GUA Lokal Gelar Kumpul IV

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:38 WIB



Selain Ruang Temu, Kumpul IV juga menghadirkan Simpul, sebuah pameran kelompok yang menampilkan karya seniman dari berbagai daerah di Sumatera seperti Medan, Padang Panjang, Bengkulu, hingga Aceh.





Pameran ini menghadirkan keberagaman pendekatan artistik dan membuka kemungkinan pembacaan lintas konteks, baik secara geografis maupun generasional.





Sebanyak delapan seniman terlibat dalam pameran Simpul. Mereka terdiri dari Yulfa Haris Saputra dari Aceh; Ai, Simu Anugrah, dan Winarto Kartupat dari Medan; Rara Almada Mutiara dari Bengkulu; serta Imam Teguh sy, Jimmi Kartolo, dan Nanda Pradinhe dari Padang.





Seluruh seniman tersebut menghadirkan medium karya yang beragam dan dinilai memiliki konsistensi dalam praktik berkesenian masing-masing.





Sebelum pameran berlangsung, para seniman telah menjalani proses diskusi kekaryaan bersama tim GUA Lokal sejak Maret hingga Mei 2026. Dalam proses tersebut, setiap seniman membedah sekaligus mempresentasikan karya mereka untuk mendapatkan tanggapan dan pembacaan dari peserta lainnya.





Diskusi itu menjadi ruang pertukaran pengetahuan yang mempertemukan pengalaman, bahasa visual, serta cara membaca karya yang berbeda-beda.
GUA Lokal menilai proses tersebut bukan hanya bertujuan memperkuat karya, tetapi juga membuka kemungkinan lahirnya cara pandang baru dalam memahami praktik seni rupa di Sumatera.





Perwakilan GUA Lokal, Jernih, mengatakan Kumpul IV tidak dibayangkan sebagai ruang pamer yang berhenti setelah karya dipresentasikan, melainkan sebagai situasi yang terus bergerak melalui interaksi antara seniman, karya, dan audiens.





“Kumpul tidak kami bayangkan sebagai ruang pamer yang selesai, tetapi sebagai situasi yang terus bergerak, di mana karya, seniman, dan audiens saling menguji dan membentuk satu sama lain,” ujar Jernih dalam siaran pers dikutip Rabu (13/5/2026).

Halaman:

Tags

Terkini