Menurutnya, Kumpul IV tidak dibangun berdasarkan keseragaman tema maupun bentuk karya. Sebaliknya, perbedaan justru dijadikan ruang percakapan untuk membuka pembacaan baru terhadap praktik seni visual hari ini.
“Kami tidak berangkat dari keseragaman bentuk atau tema, tetapi dari bagaimana perbedaan itu bisa saling berbicara bahkan bertabrakan, untuk membuka kemungkinan baru dalam membaca praktik seni hari ini,” tambahnya.
Dalam konteks tersebut, seni dipahami bukan sebagai sesuatu yang selesai, melainkan proses yang terus dinegosiasikan melalui interaksi antara seniman, audiens, dan lingkungan sosial yang melingkupinya.
Melalui Kumpul IV, GUA Lokal kembali menegaskan posisinya sebagai ruang yang tidak hanya memfasilitasi presentasi karya, tetapi juga menjadi mediator bagi perjumpaan dan percakapan dalam praktik seni rupa di Sumatera.
Informasi lebih lanjut terkait persyaratan dan mekanisme pengiriman karya dapat diakses melalui Instagram @gua_lokal serta situs resmi gualokal.com.
Sekilas Tentang GUA Lokal
GUA Lokal merupakan inisiatif seni rupa berbasis di Medan yang bertujuan menghadirkan ruang seni visual yang lebih akrab, terbuka, dan kritis.
Berlokasi di Jalan Kalingga 14, Medan, GUA Lokal secara konsisten menghadirkan program kuratorial dan diskursus publik untuk memperluas ruang pertukaran gagasan seni rupa.