Sementara VP - Head of External Communication, Eni Nur Ifati mengatakan, salah satu pilar utama IOH adalah memperluas akses konektivitas digital ke seluruh penjuru Indonesia, termasuk wilayah-wilayah yang sebelumnya kurang terlayani.
"Sumatera sebagai pulau dengan potensi ekonomi terbesar kedua di Indonesia, masih menghadapi tantangan kesenjangan digital. Ini menjadi salah satu fokus strategis IOH dalam beberapa tahun terakhir, terutama daerah 3T (Terluar, Tertinggal, dan Terdepan)," ungkapnya.
Dengan populasi yang besar dan sektor ekonomi yang beragam, mulai dari pertanian hingga perdagangan, Sumatra dipandang sebagai wilayah kunci untuk mendorong transformasi digital nasional.
Inisiatif Digital di Sumatera
IOH telah meluncurkan beberapa program strategis di Sumatera untuk mendukung transformasi digital dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu inisiatif unggulan adalah perluasan jaringan 5G dan layanan internet berkecepatan tinggi seperti Indosat HiFi.
"Pada tahun 2024, IOH berhasil memperluas jaringan 5G ke beberapa kota besar di Sumatera, termasuk Medan, Pekanbaru, dan Palembang, sebagai bagian dari komitmen mereka untuk mendukung transformasi digital di wilayah tersebut," kata Head of Sales
Central Sumatra Tri, Deni Anshari.
Ia mengatakan, layanan 5G ini tidak hanya ditujukan untuk pengguna individu, tetapi juga untuk mendukung sektor bisnis melalui solusi AIoT (Artificial Intelligence of Things) dan IoT (Internet of Things) yang ditawarkan oleh Indosat Business.
Selain itu, IOH telah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia serta Cisco untuk meluncurkan program pelatihan keterampilan digital di bawah inisiatif Digital Transformation Centers (DTC) melalui program Generasi Terkoneksi (GenSi).