IDAI Dorong Pemerintah Sediakan Obat Pencegah Demam Reumatik di Puskesmas

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 11 November 2025 | 12:06 WIB
Ilustrasi demam. (Foto: Dok. Pixabay)
Ilustrasi demam. (Foto: Dok. Pixabay)



“Masalahnya, gejala ini sering dianggap sepele atau dikira akibat kelelahan biasa, padahal bisa menjadi tanda awal dari reaksi reumatik,” kata dr Rizky dalam seminar “Mengenal Penyakit Jantung Reumatik pada Anak”.





Indonesia dikategorikan sebagai negara endemis PJR. Angka kematian akibat penyakit ini mencapai 4,8 per 100 ribu penduduk, melampaui tingkat kematian akibat malaria yang sebesar 3 per 100 ribu penduduk.





Berdasarkan data UKK Kardiologi IDAI tahun 2018, hanya 6 dari 10 anak yang mampu bertahan hidup selama delapan tahun setelah didiagnosis PJR, sementara 4 dari 10 anak lainnya mengalami perburukan fungsi katup jantung.





Tantangan penanganan PJR di Indonesia tidak hanya terletak pada deteksi dini yang rendah, tetapi juga pada keterbatasan obat Benzatin Penisilin G (BPG) yang menjadi andalan pencegahan sekunder.





Antibiotik suntik ini seharusnya diberikan setiap 3 hingga 4 minggu secara rutin agar pasien tidak mengalami kekambuhan, namun ketersediaannya di berbagai fasilitas kesehatan masih terbatas.





“Ketika ketersediaan BPG terganggu, risiko anak mengalami serangan ulang meningkat drastis. Ini menyebabkan perburukan yang cepat pada katup jantung,” katanya.





IDAI menilai bahwa langkah paling efektif menekan angka kasus PJR adalah dengan pencegahan primer dan sekunder.





Pada pencegahan primer, masyarakat diimbau untuk mengobati radang tenggorokan secara tuntas dengan antibiotik selama 10 hingga 14 hari, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti mencuci tangan pakai sabun, menutup mulut saat batuk, tidak berbagi alat makan, dan menjaga sirkulasi udara di rumah serta sekolah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X