hiburan

Versi Baru Hidupku Untuk Cinta, Inul Daratista Kenang Sosok Titiek Puspa

Jumat, 17 Oktober 2025 | 14:19 WIB
Inul Daratista (Foto: Instagram Inul Daratista)


Sumbardaily.com – Penyanyi dangdut papan atas Indonesia, Inul Daratista, kembali mencuri perhatian publik dengan merilis ulang lagu legendaris karya (Almh.) Titiek Puspa, berjudul “Hidupku Untuk Cinta.” Melalui interpretasi khasnya, Inul menghadirkan penghormatan mendalam kepada sang maestro musik Indonesia sekaligus memperkenalkan kembali karya abadi tersebut kepada generasi baru.





Karya ini bukan sekadar perilisan lagu, melainkan bentuk tribute khusus Inul untuk mengenang sosok yang ia anggap sebagai panutan dan inspirasi besar dalam perjalanan kariernya. Versi terbaru “Hidupku Untuk Cinta” hadir dengan sentuhan aransemen modern, menggabungkan nuansa pop klasik, melodi melankolis, dan warna dangdut kontemporer yang menjadi ciri khas penyanyi asal Pasuruan itu.





“Ketika aku mendapat kabar dari Ibu Acin sekitar dua bulan lalu yang memberikan tawaran untuk menyanyikan lagu Eyang buat momen kelahirannya yang ke 88 tahun, menurut aku ini adalah kesempatan emas. Sebuah kesempatan yang tidak bisa diulang lagi yang seharusnya pada saat Eyang masih ada mungkin aku bisa dapat kesempatan ini, tapi berhubung Eyang sudah tidak ada ini adalah salah satu bentuk apresiasi persembahan saya untuk Eyang. Pokoknya benar-benar kesempatan yang tidak boleh disia-siakan!” ujar Inul dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (17/10/2025).





Lagu “Hidupku Untuk Cinta” pertama kali dipopulerkan oleh Titiek Puspa, sosok legendaris yang dikenal lewat karya-karya penuh makna dan pesan universal tentang cinta sejati. Lagu ini menegaskan bahwa cinta tidak diukur oleh materi atau kemewahan, melainkan oleh ketulusan hati. Melalui versi terbarunya, Inul berupaya menghadirkan kembali makna cinta murni itu dengan pembawaan emosional dan penghayatan yang dalam.





Hubungan Lintas Generasi





Kedekatan antara Inul dan Titiek Puspa telah terjalin jauh sebelum proyek ini dimulai. Bagi Inul, almarhumah adalah figur panutan yang tak tergantikan. Ia kerap menyebut Titiek Puspa dengan sapaan penuh kasih “Eyang Titiek.” Hubungan keduanya tak sekadar antara senior dan junior di dunia musik, melainkan sebuah ikatan lintas generasi yang sarat penghormatan.





Titiek Puspa dikenal luas sebagai sosok yang hangat dan mengayomi banyak penyanyi perempuan Indonesia. Ia sering memberikan dorongan moral dan teladan bagi generasi muda, termasuk Inul, yang dikenal gigih mempertahankan kariernya di tengah pasang surut industri hiburan. Sebaliknya, Inul kerap dipuji Titiek sebagai pribadi yang tulus, pekerja keras, dan berkarakter kuat — nilai-nilai yang juga melekat pada diri sang legenda.





Kedekatan itu pula yang membuat proyek “Hidupku Untuk Cinta” terasa sangat personal bagi Inul. Ia menganggap lagu ini bukan sekadar karya musik, tetapi juga persembahan hati bagi sosok yang telah berjasa besar dalam perjalanan hidupnya. “Aku ingin sampaikan bahwa lagu indah ini mudah-mudahan dengan sentuhan yang baru, warna musik yang berbeda, bisa mengingatkan kalau ini adalah karya Eyang Titiek yang layak untuk dinikmati. Kalau seandainya Eyang masih ada, dia pasti senang banget Inul bisa bawain lagu ini,” katanya.


Halaman:

Tags

Terkini