“Ini lagu lama, ditulis waktu SMA, bahkan sebelum Nadin Amizah seperti yang dikenal sekarang itu ada. Jadi rasanya setengah nostalgia,” ungkap Nadin dalam siaran pers resminya, dikutip Minggu (9/8/2026).
Kini, lagu yang selama bertahun-tahun hanya hadir dalam sejumlah penampilan tersebut mendapatkan bentuk rekaman resmi. Kehadiran Moonlight juga menjadi bagian penting dari perjalanan musikal Nadin menuju karya yang lebih besar.
Jadi Pembuka Album Ketiga Nadin Amizah
Moonlight tidak hadir sebagai single yang berdiri sendiri. Lagu tersebut diposisikan sebagai pembuka menuju album penuh ketiga Nadin Amizah yang akan menggunakan judul Laika, Yang Ditinggalkan.
Nadin menempatkan Moonlight sebagai lagu intro sekaligus pintu masuk bagi pendengar untuk memahami atmosfer album mendatang. Menurut konsep yang dibangun, lagu ini menjadi fondasi yang membantu menentukan warna dan suasana dari komposisi-komposisi lain yang nantinya terdapat di dalam album.
Melalui Moonlight, Nadin juga mulai memperkenalkan sosok utama yang menjadi bagian penting dari konsep album, yakni Laika.
Nama tersebut memiliki keterkaitan dengan kisah nyata dalam sejarah. Laika merupakan nama anjing betina yang menjadi hewan pertama yang diluncurkan ke luar angkasa oleh Uni Soviet. Perjalanan tersebut kemudian berakhir secara tragis.
Kisah Laika menjadi salah satu sumber inspirasi yang memberikan pengaruh besar terhadap Nadin dalam membangun gagasan album terbarunya.
“Kisah Laika punya impact yang cukup besar untukku. Tentang bagaimana makhluk mendambakan cinta, mencari arti rumah, hingga berubah menjadi amarah,” terang Nadin.