"Apalagi, di Liga 2 ini kita sudah putuskan untuk berkandang di luar Sumbar, tentunya kami mengharapkan Perantau Minang agar bisa membantu atau mendukung tim kebanggaan Ranah Minang ini, salah satunya yang dilakukan oleh Dayu Koto," ujarnya.
Menariknya, lagu Kabau Sirah tidak hanya dinyanyikan oleh Dayu Koto. Braditi Moulevey juga turut menyumbangkan suara pada beberapa bagian lagu tersebut sebagai bentuk dukungan langsung terhadap karya yang diharapkan mampu membangkitkan semangat suporter.
"Lagu berjudul Kabau Sirah ini merupakan kolaborasi antara Dayu Koto dan juga mengajak saya untuk menyumbangkan sedikit suara di beberapa bait, tentunya ini suatu kehormatan bisa membantu Dayu Koto untuk menyanyikan lagu Kabau Sirah," ucap Moulevey.
Ia berharap lagu tersebut dapat diterima secara luas oleh masyarakat, khususnya para pendukung setia Semen Padang FC, sehingga mampu menjadi penyemangat baru dalam perjalanan Kabau Sirah menghadapi musim kompetisi.
"Harapannya tentu terhadap lagu ini bisa diterima di masyarakat banyak dan tentunya di kalangan suporter dan pendukung Semen Padang FC, kami berharap semuanya bisa mendukung dan menerima lagu ini dengan baik," tutur pria yang akrab disapa Levi tersebut.
Lagu Kabau Sirah kini telah tersedia di platform Spotify dan Instagram sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat luas.
Di sisi lain, Semen Padang FC juga terus mematangkan berbagai persiapan menyongsong Liga 2 musim 2026/2027. Manajemen baru melakukan sejumlah langkah strategis, mulai dari pembentukan struktur kepelatihan, penyusunan skuad, hingga penetapan home base di luar Sumbar sebagai bagian dari kesiapan menghadapi kompetisi.
Seluruh langkah tersebut menjadi bagian dari upaya klub membangun kembali kekuatan agar mampu tampil kompetitif pada musim mendatang.