Tantri Rilis Debut Solo “Ibu Pekerja”, Potret Jujur Perjuangan Seorang Ibu

Photo Author
Administrator, Sumbardaily.com
- Selasa, 19 Mei 2026 | 18:09 WIB



Bagi banyak perempuan, bekerja bukan semata pilihan pribadi, melainkan bentuk cinta yang nyata untuk orang-orang yang mereka sayangi. Pesan itulah yang menjadi ruh utama dalam lagu debut solo Tantri tersebut.





Tantri tidak mencoba membangun gambaran tentang sosok ibu ideal dalam lagunya. Sebaliknya, ia justru merayakan ketidaksempurnaan itu sebagai bagian dari perjalanan hidup seorang perempuan.





“Ibu Pekerja” menjadi pengakuan jujur bahwa menjalani peran sebagai ibu sekaligus perempuan yang tetap berkarya adalah perjalanan yang penuh dilema, namun juga dipenuhi cinta dan ketulusan.





Nuansa musik yang lebih personal dipadukan dengan lirik yang dekat dengan realitas kehidupan perempuan masa kini membuat lagu ini terasa relevan bagi banyak pendengar, khususnya para ibu yang sering merasa harus memikul semuanya sendirian.





Melalui proyek solo ini, Tantri juga menciptakan ruang ekspresi baru yang berbeda dari persona panggung yang selama ini melekat padanya. Ia menghadirkan karya yang lebih intim dan reflektif, dengan pendekatan emosional yang lebih dekat kepada pengalaman hidup sehari-hari.





Selain memperkenalkan lagu baru, Tantri juga menghadirkan identitas visual baru sebagai simbol perjalanan solonya. Logo bertuliskan namanya tampil sederhana namun memiliki makna mendalam, terutama pada huruf “i” yang titiknya diganti dengan bentuk senyum.





Simbol senyum tersebut bukan sekadar elemen estetika, melainkan menjadi representasi sikap dalam menghadapi kehidupan. Bagi Tantri, senyum itu merupakan pengingat bahwa di tengah berbagai tekanan, peran, dan ketidaksempurnaan hidup, selalu ada pilihan untuk tetap merespons semuanya dengan kehangatan.





Makna senyum dalam identitas visual itu juga menggambarkan kekuatan yang tenang. Bukan tentang terlihat kuat di depan semua orang, melainkan kemampuan untuk tetap bertahan saat lelah, tetap lembut di tengah kerasnya realita, dan tetap hadir dengan cinta meski diri sendiri sedang tidak baik-baik saja.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Rekomendasi

Terkini

X