Pernah ku tenggelam
Mengejar dunia
Melupakan surga
Kini ku pulang kembali ya Allah
Membawa sesal untuk semuanya
Bait berikutnya menampilkan kerendahan hati sekaligus pengakuan atas kelemahan diri di hadapan Tuhan:
Inilah hamba-Mu yang lemah
Bersihkanlah jiwa yang ternoda
Peluklah aku
Bawa aku kembali pada-Mu
Nuansa emosional lagu ini juga diperkuat melalui video musik yang menampilkan Enda secara langsung. Keterlibatan sang pencipta dalam visualisasi karya memberikan sentuhan personal yang mendalam, menegaskan bahwa lagu tersebut bukan sekadar komposisi musikal, melainkan juga refleksi pengalaman batin yang autentik.
Kehadiran single “Pulang Pada-Mu” sekaligus melanjutkan konsistensi Ungu dalam merilis lagu-lagu religi menjelang Ramadan.
Selama ini, grup tersebut dikenal rutin menghadirkan karya bernuansa spiritual dengan aransemen pop melankolis yang berpadu dengan lirik penuh makna keagamaan.
Melalui lagu terbaru ini, Ungu berharap pesan tentang taubat, harapan, dan kesempatan untuk kembali dapat diterima luas oleh masyarakat.
Lagu tersebut juga menjadi pengingat bahwa tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri, serta bahwa makna “pulang” bukan sekadar kembali secara fisik, melainkan kembalinya hati kepada Allah SWT.