Disiplin menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Dengan terus berlatih, Isan berupaya memperbaiki kemampuannya agar dapat menghadapi persaingan di lintasan balap.
Marc Márquez Jadi Idola Isan Adianda
Dalam menekuni dunia balap motor, Isan memiliki sosok yang menjadi idolanya, yakni Marc Márquez, pembalap asal Spanyol yang dikenal melalui kiprahnya di ajang MotoGP.
Kecintaannya terhadap olahraga balap motor menjadi salah satu alasan Isan terus mengembangkan kemampuan. Sosok pembalap idolanya turut menjadi inspirasi dalam menjalani proses untuk meningkatkan keterampilan di lintasan.
Isan sendiri merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, buah hati pasangan Gusti Andri dan Isma Joseana. Dukungan keluarga menjadi bagian dari perjalanan yang dijalaninya sejak mulai berlatih pada usia 10 tahun.
Kehadiran Gusti Andri sebagai ayah sekaligus mantan pembalap memberikan pengalaman tersendiri bagi Isan. Ia dapat memperoleh arahan dari seseorang yang telah lebih dahulu mengenal tantangan dan persaingan dalam olahraga tersebut.
Dengan dukungan keluarga, pembinaan melalui klub IMS, serta pengalaman mengikuti kompetisi, Isan mulai membangun perjalanan sebagai pembalap muda asal Padang.
Prestasi di Porprov Sumbar 2026 menjadi salah satu pencapaian penting dalam proses tersebut. Raihan dua emas dan satu perak memperlihatkan hasil yang mampu dicapainya pada usia yang masih belia.