Fakhri berharap pencapaiannya tidak hanya menjadi prestasi pribadi. Ia juga ingin perkembangan atletik Sumbar terus berlanjut sehingga para atlet daerah memiliki kesempatan untuk meraih prestasi lebih tinggi di level nasional maupun internasional.
"Harapan saya untuk atlet-atlet di Sumatera Barat, mudah-mudahan ke depannya bisa lebih maju lagi. Semoga para atlet Sumbar semakin berkembang dan terus berprestasi di ajang nasional maupun internasional," katanya.
Venue atletik di UNP Air Tawar sendiri menjadi salah satu pusat perhatian dalam pelaksanaan Porprov Sumbar 2026 karena menjadi tempat untuk menjaring bibit-bibit potensial dari daerah.
Sementara itu, kontribusi emas lainnya datang dari cabang olahraga balap motor. Hingga hari kedua pelaksanaan di Lanud Sutan Sjahrir, kontingen balap motor Kota Padang telah mengamankan empat medali, terdiri atas tiga emas dan satu perak.
Performa pebalap Padang bahkan telah terlihat sejak babak kualifikasi. Dari total delapan medali yang diperebutkan, kontingen Kota Padang berhasil mencatatkan waktu tercepat di seluruh kelas.
Capaian tersebut menjadi modal penting bagi Kota Padang untuk mengejar target juara umum yang dibebankan kepada tim balap motor oleh Wali Kota Padang. Hasil itu juga menjadi buah dari persiapan panjang yang dilakukan para pebalap sebelum kejuaraan.
Ketua IMI Kota Padang, Donal Elfian mengatakan, para pebalap telah menjalani latihan intensif selama dua bulan untuk menghadapi kompetisi.