Herkis menyadari Semen Padang memiliki sejumlah pemain berkualitas. Namun, ia tidak ingin para pemain PSGC kehilangan kepercayaan diri hanya karena menghadapi tim yang dihuni sederet nama besar.
Mantan striker Timnas Indonesia era 1989-an tersebut mengingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata setiap lawan yang dihadapi. Baginya, seluruh pertandingan harus dipersiapkan dengan keseriusan yang sama.
"Para pemain PSGC harus menganggap semua lawan berat dan punya kualitas bagus. Saya pribadi menilai setiap partai itu final," jelasnya.
Kondisi Johan Bonilla
Dari sisi kesiapan skuad, PSGC sempat mendapat perhatian setelah gelandang asal Kosta Rika, Johan Bonilla, mengalami peradangan seusai menjalani latihan terakhir.
Namun, Herkis memastikan kondisi pemain tersebut telah membaik. Johan Bonilla pun dinyatakan siap untuk memperkuat PSGC saat menghadapi Semen Padang yang dilatih Nil Maizar.
Kabar kesiapan skuad juga disampaikan pemain PSGC, Abdul Faris. Ia memastikan seluruh rekan setimnya berada dalam kondisi siap bertanding menghadapi Kabau Sirah.
Selain mempersiapkan kondisi fisik dan mental, PSGC juga telah melakukan evaluasi terhadap penampilan pada pertandingan sebelumnya. Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya tim memperbaiki permainan sebelum menghadapi lawan berikutnya.
Salah satu perhatian PSGC berada di sektor pertahanan. Lini belakang yang akan dikawal Abdul Faris perlu bekerja lebih baik karena Semen Padang memiliki pemain-pemain berpengalaman yang berpotensi memberikan tekanan sepanjang pertandingan.