Laga Kandang Pertama di Luar Sumbar
Pertandingan melawan PSIS Semarang juga memiliki arti tersendiri bagi Semen Padang FC karena menjadi pertandingan pertama mereka sebagai tuan rumah. Namun, laga tersebut tidak dimainkan di Sumbar.
Nil menyebut Stadion Haji Agus Salim memiliki atmosfer yang berbeda bagi Semen Padang FC dan dikenal angker bagi lawan. Karena itu, pertandingan kandang kali ini menjadi pengalaman yang berbeda bagi tim.
"Jadi begini, kita ini baru pertama kali main di kandang, tapi di luar kandang. Kenapa? Karena kalau kita di kandang di Sumbar, Stadion Haji Agus Salim yang angker buat lawan. Tapi ini kan baru pertama," jelasnya.
Ia berharap rencana Presiden Klub Semen Padang FC, untuk menghadirkan dukungan suporter melalui kekuatan ikatan keluarga Minang dapat terealisasi pada pertandingan tersebut.
"Mudah-mudahan desain dari Presiden Klub kita, bagaimana mendatangkan suporter dengan kekuatan ikatan keluarga Minang, besok akan menjadi kenyataan," tutur Nil Maizar.
Baginya, ekspektasi utama bukan sekadar atmosfer pertandingan, tetapi bagaimana pemain mampu memberikan kemampuan terbaik di atas lapangan.
"Ekspektasi saya, bagaimana anak-anak mengeluarkan kemampuan terbaik mereka, sungguh-sungguh dan bermain totalitas, mengeluarkan kemampuan terbaik buat Semen Padang. Itu," katanya.