Sumbardaily.com – Lightplus by Wardah menghadirkan Pure Mineral Micellar Water untuk menjawab kebutuhan Gen Z terhadap produk pembersih wajah yang praktis dan efektif. Produk ini mengusung Pure Mineral Technology dengan delapan mineral dan diklaim mampu mengangkat hingga 15 lapisan makeup, sunscreen, minyak, debu, serta kotoran dalam satu usap, sekaligus membantu menjaga hidrasi kulit.
Peluncuran produk ini juga mendapat respons awal yang positif di pasar. Sejak tersedia pada 1 Oktober 2026, Lightplus Pure Mineral Micellar Water berhasil menempati peringkat pertama produk trending kategori Makeup Remover di TikTok Shop Leaderboard per Senin (19/10/2026). Capaian tersebut diraih dalam kurun waktu lebih dari dua pekan setelah produk mulai dipasarkan.
Momentum ini sekaligus dimanfaatkan Lightplus untuk memperkuat kampanye bertajuk “Dare to Come Clean”. Kampanye tersebut mengajak generasi muda menemukan produk micellar water yang sesuai dengan kebutuhan kulit sekaligus berani terbuka mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi Lightplus, kebutuhan membersihkan wajah tidak seharusnya menambah kerumitan rutinitas harian Gen Z. Produk ini dikembangkan dengan mengedepankan kepraktisan, performa pembersihan, dan kenyamanan kulit sebagai bagian dari rutinitas perawatan wajah.
“Gen Z sudah punya cukup banyak hal untuk dipikirkan. Cleansing seharusnya menjadi one less thing to worry about. Karena itu, kami menghadirkan Pure Mineral Micellar Water yang efektif membersihkan makeup, sunscreen, dan kotoran, sekaligus membantu menjaga hidrasi dan kenyamanan kulit. Satu langkah yang simpel, dengan teknologi dan pengujian yang jelas,” ujar Nastiti Prawitasari, Brand Manager Lightplus by Wardah dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).
Mengandalkan Teknologi Delapan Mineral
Dalam aktivitas sehari-hari, kulit dapat terpapar berbagai faktor eksternal, mulai dari debu, polusi, minyak berlebih, hingga sisa produk yang digunakan. Kondisi tersebut membuat proses membersihkan wajah menjadi salah satu bagian penting dalam rutinitas perawatan kulit.
Tantangan ini turut berkaitan dengan kondisi kualitas udara. Berdasarkan 2025 World Air Quality Report, rata-rata tahunan PM2.5 di Indonesia mencapai 30 mikrogram per meter kubik (µg/m³), atau enam kali lipat dari panduan tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).