Salah satu bisnis yang ikut diperkenalkan dalam Women Ecopreneurs Market Day adalah SABAI dari Sumbar. Bisnis tersebut lahir dari kepedulian terhadap degradasi lahan di Bukik Pukek, Lembah Harau, sekaligus tantangan petani kecil dalam memperoleh harga yang adil untuk hasil panen cabai mereka.
SABAI kemudian mengembangkan produk sambal siap konsumsi berbahan cabai lokal yang diproduksi melalui praktik pertanian bertanggung jawab di lahan yang telah direstorasi.
Selain menghadirkan produk olahan pangan, SABAI juga berupaya menjadi penghubung antara hasil panen petani lokal dengan konsumen, terutama pasar urban, generasi muda, keluarga, dan komunitas yang memiliki perhatian terhadap produk lokal berkelanjutan. (*)