"Kami bersyukur atas kepercayaan jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan Indosat selama momen mudik yang sangat penting ini. Pencapaian ini mencerminkan upaya berkelanjutan kami dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari transformasi kami menjadi AI-TechCo," katanya.
Ia menambahkan bahwa momen mudik tidak hanya soal angka trafik, tetapi juga tentang kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan yang diberikan.
“Bagi Indosat, periode mudik ini bukan sekadar tentang angka, tetapi tentang kepercayaan dan keyakinan yang diberikan pelanggan kepada kami di momen-momen yang paling berarti. Kami merasa terdorong oleh jutaan pelanggan yang mengandalkan jaringan kami sepanjang masa mudik. Hal ini mencerminkan transformasi berkelanjutan Indosat sebagai AI-TechCo, seiring kami terus berinvestasi dalam memperkuat kualitas dan keandalan jaringan di seluruh Indonesia," katanya.
Selain mengandalkan teknologi, kesiapan jaringan juga ditopang oleh penguatan infrastruktur secara masif. Sejak April 2025, Indosat telah melakukan peningkatan kapasitas di lebih dari 7.000 site serta membangun lebih dari 1.600 site baru.
Tidak hanya itu, lebih dari 75 Mobile BTS (MBTS) juga disiagakan untuk memperkuat jaringan di jalur-jalur padat pemudik. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 55 ribu site aktif yang tersebar di lebih dari 420 kabupaten di Indonesia.
Di wilayah Sumatera, lonjakan trafik juga terlihat signifikan, khususnya di Provinsi Lampung. Lampung Timur mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 52 persen, disusul Lampung Tengah sebesar 42 persen dan Lampung Selatan sebesar 32 persen.
Tingginya lonjakan ini menunjukkan meningkatnya aktivitas digital masyarakat selama momen Lebaran, terutama di daerah yang menjadi lintasan utama arus mudik.