Selain itu, Kabupaten Solok juga memiliki warisan budaya yang khas, seperti Batik Salingka Tabek yang memadukan keindahan motif lokal dengan kearifan budaya Minangkabau.
Dalam mendukung potensi tersebut, Indosat memperkuat jaringan 4G di titik-titik strategis seperti Pasar Sumani, Alahan Panjang, Nagari Tabek, hingga berbagai sentra UMKM dan destinasi wisata.
Langkah ini menjadi bagian penting dari visi Indosat untuk membantu pelaku usaha lokal memanfaatkan teknologi digital demi memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk mereka.
EVP Head of Circle Sumatera IOH, Agus Sulistio mengungkapkan, sebagai bagian dari komitmen pihaknya dalam memberdayakan Indonesia, kehadiran Indosat tidak hanya membawa koneksi digital, tetapi juga membawa harapan agar UMKM lokal dapat tumbuh bersama sektor pariwisata.
"Solok memiliki kekayaan budaya dan alam yang luar biasa, dan kami ingin mendukung potensi itu agar semakin berkembang di era digital," katanya.
Dampak positif penguatan jaringan ini dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM, salah satunya Yusrizal, pendiri Batik Salingka Tabek yang berada di Desa Bawah Duku, Kecamatan Koto Baru.
Menurut Yusrizal, koneksi internet yang lebih stabil sangat membantu proses pemasaran daring dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan melalui platform digital.
“Sebagian besar penjualan Batik Salingka Tabek kami lakukan secara online. Kami juga bekerja sama dengan agen perjalanan lokal untuk memperkenalkan batik sebagai oleh-oleh khas Solok. Bahkan wisatawan dari Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, hingga Singapura pernah datang langsung ke workshop kami,” ujar Yusrizal yang akrab disapa Yus.