Adapun total hadiah yang disiapkan panitia mencapai Rp10 juta. Sementara itu, setiap peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp50.000 per batu akik yang diikutsertakan dalam kontes.
Asbul menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat kembali mengangkat citra batu akik sebagai bagian dari warisan seni dan budaya lokal yang sempat meredup dalam beberapa tahun terakhir.
Kontes ini juga dinilai mampu mendorong geliat ekonomi pelaku usaha kecil dan pengrajin batu akik di wilayah Agam dan Sumatera Barat (Sumbar) secara umum.
"Dengan momentum ini, kami ingin membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap batu akik, sekaligus menyoroti potensi ekonomi yang terkandung di sektor ini. Ini bukan sekadar hobi, tapi juga peluang usaha," ujarnya.
Kontes dan Pameran Akik Agam Cup akan berlangsung di Gedung Olahraga Rang Agam, Lubuk Basung, dan terbuka untuk umum. Peserta akan menampilkan batu akik khas Sumbar yang memiliki keunikan dan nilai estetika tinggi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membumikan kembali tren batu akik serta memfasilitasi pertemuan antara pecinta akik dari berbagai wilayah. (red)