lifestyle

Songket Balang Manarangi: Inovasi Motif Harimau Sumatera dalam Tenun Tradisional Minangkabau

Minggu, 1 Juni 2025 | 10:44 WIB
Pakaian songket dengan motif harimau yang diberi nama Balang Manarangi. (Dok. Instagram/vonny_and_andria)



Kata "Balang" merujuk pada corak atau garis-garis khas yang menghiasi tubuh Harimau Sumatera, sementara "Manarangi" memiliki arti memancarkan sinar atau bercahaya.





"Secara filosofis, nama ini merepresentasikan visualisasi keindahan corak harimau yang menawan dan memancarkan aura kekuatan serta keagungan," jelas Vonny mengenai makna di balik penamaannya.





Konsep Balang Manarangi tidak sekadar meniru pola belang harimau secara literal, melainkan berupaya menangkap esensi dari satwa karismatik ini.





Harimau Sumatera, sebagai predator puncak dan lambang kekuatan alam, menginspirasi nilai-nilai keberanian, ketangguhan, dan kewibawaan yang tercermin dalam setiap helai benang tenunnya.





Menurut Vonny, Harimau Sumatera memiliki signifikansi mendalam dalam tradisi dan budaya Sumbar.





Satwa ini bahkan telah mewarnai jejak sejarah kehidupan leluhur Minangkabau yang mampu hidup berdampingan secara harmonis dengan harimau di habitatnya.





Vonny, yang memiliki akar keluarga dari Solok (ayah) dan Bukittinggi (ibu), mengawali perjalanan kariernya di bidang desain dengan fokus pada tas khusus perempuan.





Namun, dalam setahun terakhir, ia beralih konsentrasi pada pengembangan wastra Minang kontemporer, khususnya songket khas Sumbar.

Halaman:

Tags

Terkini