lifestyle

Psikolog: Pola Asuh Demokratis Kunci Pengembangan Optimal Anak

Minggu, 30 Juni 2024 | 15:00 WIB
Ilustrasi Parenting (Foto: Freepik.com)



"Pola demokratis ini paling mumpuni untuk mengajak berdiskusi dan berinteraksi ketika terjadi masalah. Melalui pola ini, orang tua dan anak didorong untuk mendiskusikan apa pun," ungkapnya.





Lebih lanjut, Ikhsanul menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara orang tua dan anak.





"Anak terkadang membutuhkan waktu luang orang tua sekadar untuk bercerita. Di sinilah peran orang tua sangat penting dalam memancing interaksi yang bermakna dengan anak," tambahnya.





Meskipun pola asuh demokratis menekankan pada komunikasi dan kesepakatan bersama, Ikhsanul mengingatkan bahwa hal ini tidak berarti orang tua tidak boleh bersikap tegas.





"Pola asuh demokratis tetap memungkinkan adanya ketegasan, namun dalam bentuk kesepakatan bersama. Kita harus mengkomunikasikan dan membuat kesepakatan dengan anak, bukan sekadar memberikan larangan tanpa penjelasan," terangnya.





Ikhsanul juga menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan emosional anak melalui kasih sayang yang diekspresikan secara fisik.





"Pada hakikatnya, setiap anak membutuhkan kasih sayang dalam bentuk sentuhan fisik, seperti pelukan, belaian, atau usapan di kepala," ujarnya.





Penerapan pola asuh demokratis ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hak dasar anak sekaligus mengembangkan potensi mereka secara optimal.

Halaman:

Tags

Terkini