“Kalau ada masyarakat lokal ini dilibatkan, tentu terlebih bagus lagi. Anak anak muda Tanah Datar kita harapkan bisa memperoleh kesempatan untuk menjadi tenaga pendukung, kru lokal, tentunya sesuai dengan bidang dan kapasitasnya,” katanya.
190 Kru Berpotensi Gerakkan UMKM
Keterlibatan masyarakat juga diarahkan ke sektor ekonomi. Eka mendorong pelaku UMKM dan berbagai usaha masyarakat ikut mengambil peluang selama proses produksi berlangsung.
Sektor yang disebut antara lain penyedia konsumsi, penginapan atau homestay, pengrajin, hingga penyedia berbagai kebutuhan pendukung produksi film.
“Intinya yang pasti ini dapat berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat kami di Kabupaten Tanah Datar,” tutur Eka.
Peluang tersebut semakin terbuka karena produksi "Dompet Ayah Sepatu Ibu" akan membawa sekitar 190 orang yang tergabung dalam tim produksi ke Tanah Datar.
Line Producer film "Dompet Ayah Sepatu Ibu", Rini Atmodjo, mengatakan keberadaan ratusan kru dapat berjalan beriringan dengan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
“Film adalah bagian dari perekonomian kreatif. Bismillah, ketika kami mendatangkan 190 orang, UMKM di sini bisa beriringan juga berjalan sama kita, produk produk lokal yang ada di sini bisa kita naikkan juga, dan bisa membawa berkah bagi rakyat sekitarnya,” ujar Rini.
Tak hanya melibatkan pelaku usaha, tim produksi juga akan mencari talenta lokal untuk kebutuhan film. Casting dijadwalkan berlangsung di Benteng Van Der Capellen.