hiburan

Bumiy Rilis Japuik Tabao, Balada Minangkabau tentang Kehilangan yang Menyentuh

Kamis, 7 Mei 2026 | 18:01 WIB
Bumiy merilis lagu Minang terbaru berjudul Japuik Tabao, balada emosional karya Budi Irwandi dengan nuansa musik era 1950-an. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com – Penyanyi asal Padang, Bumiy, kembali menghadirkan karya terbaru lewat single berjudul Japuik Tabao. Lagu berbahasa Minangkabau tersebut mengangkat kisah kehilangan mendalam akibat takdir dengan balutan nuansa musik yang berbeda dari kebanyakan lagu Minang modern.





Single terbaru ini ditulis oleh Budi Irwandi dan menghadirkan pendekatan musikal khas Minangkabau era 1950 hingga 1960-an. Melalui aransemen yang tenang namun emosional, lagu ini menawarkan pengalaman mendengar yang lebih intim dan menyentuh.





Secara lirik, “Japuik Tabao” menceritakan tentang seseorang yang harus menerima kenyataan ditinggalkan pasangan untuk selamanya. Kehilangan dalam lagu tersebut bukan sekadar perpisahan biasa, melainkan duka mendalam akibat kematian.





Salah satu penggalan lirik, “Uda kini dalam pusaro”, menjadi penegas suasana kehilangan yang tidak dapat dipulihkan. Nuansa penyesalan, janji yang belum sempat ditepati, hingga cinta yang tidak tersampaikan menjadi benang merah sepanjang lagu.





Melalui karya ini, Bumiy mencoba menghadirkan warna baru dalam musik Minangkabau dengan tetap mempertahankan akar tradisi. Pendekatan musikal yang diusung membuat lagu tersebut terasa berbeda dibanding lagu Minang yang populer dalam beberapa dekade terakhir.





Dalam proses produksinya, Bumiy kembali bekerja sama dengan Deni Januarta sebagai produser. Kolaborasi tersebut menghasilkan aransemen musik yang manis sekaligus emosional tanpa menghilangkan kekuatan cerita di dalam lagu.





Sementara itu, proses mixing dan mastering ditangani oleh Irene Edmar Irawan. Penanganan audio tersebut memperkuat karakter musik “Japuik Tabao” dengan tetap menjaga kedekatan emosional dari vokal yang dibawakan Bumiy.


Halaman:

Tags

Terkini