hiburan

Makna Mendalam di Balik Lagu Baru Pusakata Mengenang Hari Ini

Kamis, 21 Agustus 2025 | 08:58 WIB
Pusakata merilis single terbaru Mengenang Hari Ini. Lagu ini hadir dengan aransemen baru bersama Denny dan Irfan Chasmala. (Foto: Istimewa)


Sumbardaily.com, Padang – Pusakata meluncurkan single terbarunya berjudul “Mengenang Hari Ini”. Lagu ini dirilis serentak di seluruh platform musik digital dan menjadi karya terbaru Mohammad Istiqamah Djamad atau yang akrab disapa Mas Is, sosok di balik entitas musik Pusakata.





Single ini menghadirkan nuansa aransemen berbeda dari karya-karya sebelumnya. Kehadiran dua musisi, Denny Chasmala dan Irfan Chasmala, menjadi kunci yang memperkuat warna musik baru tersebut. Kolaborasi ini menghadirkan harmoni dinamis, penuh hentakan, namun tetap menjaga karakter khas Pusakata yang sarat melodi puitis dan emosional.





Menurut Pusakata, proses kreatif penggarapan lagu ini berlangsung intens, cepat, sekaligus penuh perenungan. Ia menggambarkan pengalaman menciptakan lagu ini layaknya berada di sebuah ruang konsultasi, tempat menumpahkan kisah tentang dinamika kehidupan dan isu kesehatan mental.





“Hidup adalah perjuangan. Setiap perubahan membawa dinamika. Ada kalanya kita lelah, merasa kalah, bahkan terpuruk. Namun, hidup selalu menyimpan babak yang berbeda untuk kita jalani,” pesan Pusakata dalam keterangannya.





Pesan Kehidupan dan Refleksi Diri





Lebih jauh, “Mengenang Hari Ini” lahir sebagai pengingat agar setiap orang lebih jujur pada proses yang dijalani. Bagi Pusakata, kekalahan, kesedihan, kemarahan, maupun kelelahan adalah hal manusiawi. Semua pengalaman itu adalah bagian penting yang membentuk manusia menjadi lebih kuat.





Ia menegaskan bahwa tidak semua pertempuran harus dimenangkan. Tidak semua harus berjalan sempurna. Justru, kesadaran untuk berhenti sejenak, beristirahat, dan memeluk diri sendiri adalah wujud penghargaan atas kehidupan.





“Kesempurnaan bukan milik manusia. Tidak semua hal harus dikejar. Kadang kita perlu berhenti, memberi ruang bagi diri sendiri untuk bernapas dan bersabar. Itu cara kita mencintai diri sebelum mencintai orang lain,” kata Pusakata.


Halaman:

Tags

Terkini